Bersholawat Ketika Mendapat Masalah itu Sangat Perlu

Posted on

Bersholawat Ketika Mendapat Masalah itu Sangat Perlu merupakan artikel yang membahas tentang sholawat dalam keadaan terpuruk. Kesulitan dan bencana, adalah wajar untuk hanyut oleh penderitaan saat itu. Selama pencobaan iman seperti itu, kecuali kita berhati-hati, Setan dapat menyuntikkan rasa takut dan menanamkan keraguan dalam hati dan pikiran kita.

Keyakinan kita di negara-negara rentan seperti itu dapat dikuasai oleh perasaan saat itu yang mengakibatkan berkurangnya iman kita. Beberapa dari kita mulai mempertanyakan keadilan dan kebijaksanaan yang mendasari keputusan ilahi tersebut sementara yang lain terperosok ke dalam permainan menyalahkan. Secara keseluruhan, kita mungkin menemukan diri kita tersesat, tidak berdaya, dan terhenti karena sulit untuk berkumpul dan bergerak maju.

Untuk situasi seperti itu khususnya dan orang lain pada umumnya, Islam mengajarkan kita untuk tetap memegang kendali dengan berpegang pada rahmat dan rahmat Allah. Kami berdoa agar Allah menjaga kita dari tantangan dan cobaan hidup, tetapi sebagai Muslim kita harus tahu dan memahami pesan Alquran dan bimbingan nabi untuk menangani saat-saat sulit dalam hidup. Berikut ini meringkas beberapa panduan kunci yang terkait dengan masalah ini.

Jangan merasa tidak berdaya

Bahkan ketika semua pintu tampaknya telah ditutup, sebagai orang percaya sejati kita seharusnya tidak pernah membiarkan perasaan tidak berdaya mengalah pada kita. Perhatikan hadis nabi berikut ini (SAWS) dan komentar Ibn Al-Qayyim tentang hadis itu:

Diriwayatkan dari Abu Hurairah (semoga Allah senang dengan dia) bahwa Nabi (damai dan berkah Allah besertanya) berkata: “Orang percaya yang kuat lebih baik dan lebih dicintai kepada Allah daripada orang percaya yang lemah, meskipun keduanya baik. Berusahalah untuk melakukan itu yang akan menguntungkan Anda dan mencari pertolongan Allah, dan jangan merasa tidak berdaya. Jika ada sesuatu yang menimpa Anda, jangan katakan ‘Seandainya saja saya melakukan (ini dan itu), ini dan itu akan terjadi,’ lebih baik katakan: ‘Allah telah memutuskan dan apa yang Dia kehendaki yang Dia lakukan,’ karena ‘jika saja’ terbuka pintu untuk pekerjaan shaytaan. ” Diriwayatkan oleh Muslim (2664).

Bangkitkan kembali Keyakinan Anda

Sebagaimana disebutkan dalam hadis di atas, iman yang kuat dapat membantu kita untuk menegakkan kepala kita. Ketika iman tampaknya berkurang, kita harus kembali ke Quran dan mengingatkan diri kita bahwa hanya Allah yang dapat melepaskan kita dari cobaan dan masalah kita. Oleh karena itu, Anda harus menjaga iman itu dan tidak membiarkan Setan menanamkan pikiran yang dapat melemahkan iman Anda. Allah berfirman dalam Al-Qur’an:

Beriman kepada Allah saat-saat sulit

Jika Allah membantu Anda, tidak ada yang bisa mengalahkan Anda; dan jika Dia meninggalkan Anda, siapakah yang ada setelah Dia yang dapat membantu Anda? Dan di Allah (Alone) biarkan orang percaya menaruh kepercayaan mereka. (Quran, Surah Aal-e-Imran : 160)

Percaya pada Keputusan Ilahi Tentang Masalah Anda dengan Bersholawat..!!!

Ketika menghadapi kesulitan, iman kita yang lemah terkadang dapat mendorong kita untuk mempertanyakan keadilan dari semua itu. Dalam konteks ini, kita harus mengingatkan diri kita bahwa percaya pada al-Qadr ( kehendak dan dekrit Allah SWT ) adalah salah satu pilar iman Islam.

Baca Juga : https://sholawat.org/beberapa-jenis-sholawat-rasulullah-saw

Seperti Nabi (saw) mengatakan, itu berarti kepercayaan pada (1) Allah, (2) Malaikat-Nya, (3) Kitab Suci-Nya yang diwahyukan ( Quran , Alkitab, Taurat, Zabur), (4) Rasul-Nya, ( 4) Hari Penghakiman, dan (5) untuk percaya pada al-Qadar. Jangan pernah ragu atas nikmat tuhan kepada ummatnya, pastikan Anda selalu bersholawat agar di kemudian hari nabi Muhammad SAW selalu ada untuk kita.

 

Gravatar Image
Sholawatbaru adalah situs yang berisi berbagai macam lagu sholawat baik itu az zahir, babul musthofa (BBM) dan al munsyidin lengkap